TAKALAR – Menyusul adanya sorotan publik terkait dugaan kelengkapan perizinan dan aspek keselamatan (safety) wahana permainan di pasar malam Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pihak pelaksana kegiatan menyampaikan klarifikasi (3/8/2026) bahwa seluruh hal yang menjadi perhatian masyarakat telah ditindaklanjuti dan dilakukan pembenahan.
Perwakilan pelaksana kegiatan menjelaskan (4/8/2026) bahwa berbagai masukan dari masyarakat maupun pemberitaan media telah menjadi bahan evaluasi. Menurutnya, penyelenggara berkomitmen memenuhi ketentuan yang berlaku serta terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penyelenggaraan pasar malam berjalan sesuai aturan.
Terkait aspek keselamatan wahana permainan, pelaksana menyatakan bahwa seluruh wahana telah diperiksa kembali dan dilakukan pembenahan pada bagian-bagian yang dinilai perlu. Selain itu, operator wahana juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan pengunjung dan menjalankan prosedur operasional dengan baik.
Pelaksana juga memberikan klarifikasi mengenai kehadiran penanggung jawab di lokasi. Menurutnya, sistem pengawasan operasional telah diperbaiki sehingga selalu ada petugas yang bertanggung jawab selama kegiatan berlangsung dan dapat segera mengambil tindakan apabila terjadi kondisi darurat.
Mengenai perizinan, pihak pelaksana menegaskan bahwa proses administrasi dan koordinasi dengan instansi terkait telah dilakukan sesuai ketentuan. Mereka menyatakan siap memenuhi setiap persyaratan yang diminta oleh pemerintah serta terbuka apabila sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan oleh instansi yang berwenang.
Pihak pelaksana menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media yang telah memberikan perhatian serta masukan terhadap penyelenggaraan pasar malam. Menurut mereka, kritik yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.
Dengan adanya pembenahan tersebut, pelaksana berharap masyarakat tidak lagi merasa khawatir saat mengunjungi pasar malam di Kecamatan Mangarabombang. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar keselamatan wahana dan mematuhi ketentuan yang berlaku selama kegiatan berlangsung.
Hingga klarifikasi ini disampaikan, pihak pelaksana menyatakan siap menerima pengawasan dari pemerintah maupun instansi teknis terkait sebagai bentuk transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan. Media juga tetap membuka ruang bagi seluruh pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan tanggapan atau keterangan tambahan demi menjaga keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik dalam pemberitaan.
(Jf Daengku)